Design of Waste Chemical Treatment Based On Green Technology

  • Taufan Ratri Harjanto

Abstract

Instansi pendidikan yang menggunakan bahan-bahan kimia di laboratorium akan menghasilkan produk samping berupa limbah. Limbah yang tidak dikelola dengan baik akan mengakibatkan mahalnya biaya yang dikeluarkan serta risiko yang buruk terhadap lingkungan jika terjadi tumpahan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan desain alat olah limbah laboratorium pendidikan yang berbasis pada green techology, sehingga karakteristik limbah cair hasil pengolahan yang keluar dari alat yang dibuat akan sesuai dengan baku mutu lingkungan dan aman untuk di release ke lingkungan. Tahapan dalam penelitian ini dibagi menjadi tiga tahap, yaitu: (1) tahap identifikasi awal, (2) tahap desain alat, (3) tahap interpretasi hasil dan simpulan.  Hasil uji limbah cair laboratorium kimia yang digunakan terdapat parameter pH = 4, Mn2+ = 2,25 mg/L, dan Cr (krom total) = 1,57 mg/L belum memenuhi persyaratan baku mutu air limbah berdasarkan lampiran XVII Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia No. 5 Tahun 2014. Pengolahan limbah cair menggunakan desain alat pengolahan air limbah laboratorium dengan sistem pendekatan green technology cukup efektif  dan dapat bekerja optimal dengan mereduksi limbah secara signifikan dengan hasil: nilai derajat keasaman (pH) = 6,  mangan (Mn2+)  dapat tereduksi hingga 91,1 %, krom total (Cr total) tereduksi hingga 93,6 %, warna hasil pengolahan jernih dan bioindikator dapat bertahan hidup dengan baik dalam kontaminasi limbah hasil pengolahan.  Filtrat sisa (slurry) yang dihasilkan diimobilisasikan dengan cara diformulasi sebagai bahan batu bata semen yang dapat dimanfaatkan untuk bangunan.

Published
2019-12-08
How to Cite
Harjanto, T. (2019). Design of Waste Chemical Treatment Based On Green Technology. Pharmaqueous : Jurnal Ilmiah Kefarmasian, 1(1), 9-16. Retrieved from http://jp.stikesalirsyadclp.ac.id/index.php/jp/article/view/24
Section
Vol. I, No. 1, November 2019