Gambaran Penggunaan Obat Pada Pasien Hipertensi di UPTD Puskesmas Cilacap Tengah I Kabupaten Cilacap

  • Mika Trikumala Swandari

Abstract

Di Indonesia, hipertensi merupakan nomor tiga sebagai penyakit yang mematikan  yaitu 31,7% dari populasi usia 18 tahun ke atas. Hipertensi merupakan kenaikan  tekanan darah lebih dari normal atau lebih dari 120/80 mmHg. Tujuan dari pengobatan hipertensi untuk mengendalikan tekanan darah dengan maksud mencegah komplikasi penyakit. Menurut pedoman pengobatan dasar di PUSKESMAS untuk penyakit hipertensi obat-obat yang digunakan adalah Hidroklorotiazid, Reserpin, Propanolol, Kaptopril, dan Nifedipin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase penggunaan obat pada pasien hipertensi di UPTD PUSKESMAS Cilacap Tengah I. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif observasional. Penelitian dilaksanakan di UPTD PUSKESMAS Cilacap Tengah I dengan menggunakan data resep yang ada di UPTD PUSKESMAS Cilacap Tengah I. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, didapatkan bahwa data penderita hipertensi digolongkan berdasarkan jenis kelamin, umur, dan penggunaan obat. Pada persentase jenis kelamin menunjukkan bahwa penderita hipertensi pada jenis perempuan menunjukkan 65,2% dan pada jenis kelamin laki-laki menunjukan 34,8%. Persentase tertinggi pada penggunaan obat hipertensi terdapat pada rentang usia 60-69 tahun. Obat yang paling banyak digunakan yaitu Amlodipin berjumlah 56,51%, Captopril berjumlah 24,38%, Clonidine berjumlah 11,86%, Nifedipin berjumlah 3,95%, dan Furosemide berjumlah 3,29%. Pada penggunaan kombinasi obat berdasarkan golongan obat, dapat diketahui penggunaan paling banyak yaitu kombinasi golongan ACEi dan CCB sebesar 35%.

 

In Indonesia, hypertension is number three as a deadly disease that is 31.7% of the population aged 18 years and over. Hypertension is an increase in blood pressure more than normal or more than 120/80 mmHg. The goal of treating hypertension is to control blood pressure with the aim of preventing complications of the disease. According to the basic treatment guidelines at PUSKESMAS for hypertension the drugs used are Hydrochlorothiazide, Reserpine, Propanolol, Kaptopril, and Nifedipine. The purpose of this study was to determine the percentage of drug use in hypertensive patients at the UUSD PUSKESMAS Cilacap Tengah I. The research method used was descriptive observational. The study was conducted at the Cilacap Central I Public Health Center UPTD using prescription data in the UPTD PUSKESMAS Cilacap Tengah I. Based on the results of the research, it was found that the data of hypertensive patients were classified according to gender, age, and drug use. The percentage of sex showed that hypertensive patients in female types showed 65.2% and in male sex showed 34.8%. The highest percentage of hypertension drug use is in the age range 60-69 years. The most widely used drugs were Amlodipin, amounting to 56.51%, Captopril totaling 24.38%, Clonidine totaling 11.86%, Nifedipine totaling 3.95%, and Furosemide totaling 3.29%. In the use of drug combinations based on the class of drugs, the most widely used is the combination of ACEi and CCB groups by 35%.

 

Published
2019-12-08
How to Cite
Swandari, M. (2019). Gambaran Penggunaan Obat Pada Pasien Hipertensi di UPTD Puskesmas Cilacap Tengah I Kabupaten Cilacap. Pharmaqueous : Jurnal Ilmiah Kefarmasian, 1(1), 60-64. Retrieved from http://jp.stikesalirsyadclp.ac.id/index.php/jp/article/view/31
Section
Vol. I, No. 1, November 2019